Archive for September, 2006

alasan

Monday, September 25th, 2006

alasan adalah serangkaian kata-kata yang sering terucap yang kelogisannya dipertanyakan

saat dia di depan mata..

Friday, September 22nd, 2006

saat dia ada di depan matamu….

jantungmu berdetak lebih kencang..

apalagi saat dia memandang ke arahmu..

seakan dunia ini bergoyang (gempa 9 SC).heu..heu..

kau jadi salah tingkah..

bingung….

kadang dia atau dirimu yang berusaha untuk menarik perhatiannya…

perhatian orang yang kau nantikan…

perhatian orang yang akan membantumu menyempurnakan sebagian agamamu…

perhatian orang yang kauharapkan mengisi hari-hari di sisa kehidupanmu……..

perhatian orang yang akan menjadi tempatmu berbagi, saat sedih ataupun senang…

perhatian orang yang akan membantumu mengurus anak-anakmu…..

perhatian orang yang akan menemani masa tuamu dengan setia…

perhatian orang yang akan menemanimu di surga-Nya kelak (insya Allah)…

……..

tapi sahabat…ketika dia muncul di hadapanmu…jangan bingung….

jangan tegang..

jangan takut kehilangan dia…

hal pertama yang harus kau lakukan adalah…

tundukkan pandanganmu dan beristighfarlah…

arena dengan demikian insya Allah hatimu akan menjadi tenang….

karena dia yang akan menjadi pasanganmu telah ditentukan oleh-Nya…

berharaplah yang terbaik

karena belum tentu dia yang ada di depan matamu adalah yang terbaik bagimu..

karena apa yang menurut kita terbaik, belum tentu di mata Allah adalah yang terbaik

karena Allah lebih mengetahiu diri kita daripada kita sendiri dan Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi kita….

Yakinlah Allah akan memberikan yang terbaik pada kita…

karena ketika saat itu tiba…saat yang menurut kita adalah saat yang terindah…yakinlah bahwa yang ada di depan matamu saat itu adalah yang terbaik yang Allah berikan pada kita..jagalah ia

karena sejak melewati proses peristiwa terindah itu..ia adalah properti bagimu…

yang harus kau jaga dengan segenap juwa ragamu..

yang harus kau sayangi…

yang harus kau seka air matanya saat ia sedih…

yang harus kau motivasi saat ia menghadapi masalah..

yang harus kau ajak bercanda…biar ga bete terus

yang harus kau sokong masa depannya…

semua itu demi menyempurnakan sebagian agamamu…semata-mata untuk menggapai ridha Allah SWT..

tap sahabat..hal itu tidak mudah..

tak seperti apa yang kau bayangkan akan keindahannya..

pikirkanlah sahabat..karena saya yakin, kalian adalah para pemikir cerdas (Udah saya post ko..yang judulnya "yang selalu dipikirkan mahasiswa")

wallahualam

hal kecil?

Friday, September 22nd, 2006

ada kisah tentang seorang bocah yang akan membeli eskrim…

pas mau beli, si anak itu bialng ama penjualnya

Anak:"mba beli es dong…"

nah se mbanya itu kayanya nganggep remeh anak ini…ah cuman ank kecil ini…paling beli yag murah..ga usah dihirauin ah..

si anak nanya lagi…"mba harga esnya berapa…?"

dengan enggan, penjual itu menjawab "yang super harganya 5000"

si anak nanya lagi."ada yang lain yag lebih murah ga?"

tuh kan, paling nyari yag murah.kata si mba dalem ati

"ada yag biasa 3500..ada juga yang 4000..mau yang mana.?"

Anak: "yang 400 deh" soalnya si anak cuman bawa duit 5000…

trus si anak kasih tu uang 5000 buat bayar es…dibalikin kembaliannya dalem bentuk recehan duit…anak ingusan ini

akhirnya si anak dapet juga eskrim yang 4000an …horeee…

abis itu si anak makan tu eskrim di sudut meja makan yang emang disediain buat orang yag beli eskrim trus mau makan di sana…

abis makan…tu anak pergi juga dehh…balik coy..

nah pas si mba mau ngebersihin tu meja tempat si anak abis makan…ehh si mba nemu duit recehan 1000 yang tadi jadi kembalian buat si anak..ternyata selidik punya selidik..tu anak sengaja beli yang lebih murah biar dya bisa ngasih tip buta si mba yang udah ngelayanin dya beli eskrim…subhanallah

kadang kita  menyepelekan apa yang diperbuat orang lain, kadang kita hanya melhat orang dari luarnya aja..kalo kata ust. Ahmad Yani..yang kita liat dari orang di bagian luar itu paling cuman 3% doang….nah mula sekarang..jangan terlalu memandang orang(saya maksudnya) terlalu berlebihan…karena apa yang kalian pandang hayalah 3% dari diri saya.masih ada 97% lagi yang tidak diketahui…hanya Allah yang tau, karena pada dasarnya sayapun hanya tau sedikit tentang diri saya…

yang banyak dipikirkan mahasiswa

Friday, September 22nd, 2006

Menikah Bikin Bahagia ?!? Nanti dulu cooyy …

Hati-hati dengan anggapan menikah adalah jawaban dari segalanya. Akankah
menikah membuat anda tambah mesra, tambah setia, atau membuat hubungan anda
lebih baik? Hmmm, ternyata tak selalu demikian. Masa’ sih?

Kerap kali pasangan sering berpikir masalah-masalah yang dihadapi ketika
berpacaran akan sirna ketika menikah. Kebersamaan dan keterbukaan yang
diperkirakan semakin dalam setelah menikah diharap akan obat yang cukup manjur
pada konflik-konflik selama berpacaran.

Karena anggapan-anggapan tersebut akhirnya muncul lah berbagai mitos pra-nikah.
Banyak pasangan yang beranggapan menikah akan membuat hubungan mereka yang
bermasalah menjadi lebih baik, membuat pasangan menjadi setia, dan meredakan
berbagai konflik.

Ternyata kenyataan tak seindah bayangan. Seperti dilansir indiatimes, Senin
(18/09/2006) inilah jawaban dari mitos-mitos pernikahan tersebut.

Hubungan Anda Akan Lebih Baik Setelah Menikah

Kata-kata ini kadang menjadi jebakan bagi calon pengantin. Banyak pasangan yang
berharap menikah bisa membuat hubungan mereka lebih baik. Kenyataannya tak
selalu demikian. Menikah belum tentu mengubah hubungan Anda secara signifikan.
Yang dapat memperbaiki hubungan Anda bukanlah pernikahan, tapi komunikasi yang
lebih baik, saling pengertian, atau jika diperlukan, tak perlu malu untuk
mengikuti konseling dengan ahli. Sekali lagi, pernikahan bukanlah terapi untuk
memperbaiki hubungan Anda dan pasangan.

Kondisi Keuangan Akan Semakin Membaik

Mitos ini tak sepenuhnya salah. Tapi juga tidak sepenuhnya benar. Lihat saja
sekitar Anda. Beberapa keluarga masih perlu penghasilan dari dua pihak untuk
menghidupi rumah tangganya. Walau ada juga pasangan yang lebih makmur setelah
menikah, jangan lupa, investasi dan tabungan tetap perlu untuk diperhatikan.

Anda dan Pasangan Akan Berbagi Segalanya

Walau sudah resmi menikah bukan berarti Anda harus menghabiskan seluruh waktu
luang bersama pasangan. Jika memiliki hobi dan kesenangan yang berbeda, tak
perlu meninggalkan hal tersebut demi pasangan Anda. Ada kalanya, pasangan tetap
perlu melakukan kegiatan terpisah dan menyalurkan minat pribadinya. Jangan
saling memaksakan kehendak. Untuk menghindari konflik yang tidak perlu, lebih
baik saling berbagi dan saling pengertian terhadap minat masing-masing.

Hidup Akan Semakin Membaik Setelah Menikah

Menikah tak akan membuat perubahan yang signifikan terhadap suasana kerja atau
perilaku keluarga. Banyak pasangan yang berharap setelah menikah, hidup akan
dengan instan menjadi lebih indah. Well , kenyataannya tak selalu demikian.
Lingkungan sekitar Anda tak akan banyak berubah.

Anda tidak akan tertarik pada orang lain

Pernikahan adalah tentang sebuah pilihan untuk setia kepada satu otang. Menikah
mungkin mudah, tapi menjaga agar pernikahan tetap harmonis tanpa ada hati ketiga
adalah hal lain lagi. Jatuh cinta pada orang lain sangatlah mungkin. Tak sedikit
kasus perceraian berpangkal dari perselingkuhan sang suami maupun istri. Saling
percaya dan menjaga kepercayaan pasangan itu sangatlah penting. Mungkin jika
Anda masih ingin menikmati petualangan cinta, sebaiknya berpikir panjang sebelum
menikah. Apalagi jika hubungan Anda dan pasangan tidak terlalu kuat, sedikit
masalah bisa membuat Anda mudah berpaling ke calon lain yang ‘dirasa’ lebih
baik.

Nah, mitos di atas bukannya ingin membuat Anda ambil langkah seribu dari
jenjang pernikahan. Hanya saja, pernikahan bukanlah jawaban dari segalanya dan
akan mewujudkan segalanya. So, semuanya tetap tergantung dari kualitas hubungan
yang harus dijaga kedua pasangan.

* Kesalahan terbesar kita dalam memilih pasangan adalah kita
lebih mementingkan dengan siapa kita menikah bukan seperti apa
orang yang akan kita nikahi. Kita lebih melihat dari fisik orang
tersebut bukan kualitas orang tersebut*

filosofi hidup

Friday, September 22nd, 2006

Jangan menyombongkan keberhasilanmu di depan ia yang gagal, jangan melupakan kegagalanmu, pada saat kau berhasil

"urang keur serius uey"